Powered By Blogger

Selasa, 21 Mei 2013

Tips melatih daya ingat anak

            Harus diingat anak umumnya lebih mudah mencerna dan mengingat informasi yang dirasakannya menarik, dan mengabaikan informasi yang tidak penting.Seiring dengan pertambahan usia, pengalaman anak menceritakan urutan kejadian semakin membaik,
disamping daya ingatnya juga sudah berkembang. Sikecil tak lagi gagap saat harus menceritakan pengalamannya sat jalan jalan ke taman bunga, ke kebun binatang,ke rumah nenek bahkan mengingat semua urutan kejadian dengan lengkap dan detail.
           Sikecil juga mulai bisa menjadi pesuruh ulung, bisa menerima perintah dan melaksanakannya dengan baik. Agar itu bisa terjadi, orang tua harus rajin rajin melatih daya ingat anak. Latihan meliputi agar anak bisa memasukkan, menyimpan dan mengeluarkan kembali Informasi yang diberikan.
Semakin banyak orang tua melatih, semakin bagus daya ingat sikecil. Lalu bagaimana cara melatih daya ingat ananda???
Ada Enam cara melatih daya ingat ,yakni :
1. Hindari pemaksaan
Pilih waktu dan kondisi yang tepat. Jika anaktakmau berceerita biarkan saja. InsyaAllah suatu saat dia pasti senang membagi pengalamannya dengan kita orang tuanya.
2. Bercerita
Mulailah dari orang tua menceritakan pengalamannya sehari hari. Sepulang pengajian misalnya, orangtua bercerita bahwa tadi waktu pengajian tadi naik angkot seruuuu banget habis itu makan gado gado...hmmm enak bangeeet.Dengan demikian anak akan mendapatkan pembelajaran bahwa bercerita itu mengasyikkan.
3. Ajukan pertanyaan yang spesifik
Banyakanak bingung karena takmemahami  perintah orang tua yang umum. Sepulang sekolah tadi bermain apa nak? Memang beberapa anak dengan sigap akan menjawab pertanyaan ini. Tapi bebrapa anak akan menggeleng nggelengkankepalanya saja atau malah kita dicuekin. Karena itu, cobalah ajuka pertanyaan yang spesifik. Misalnya, "Tadi adek main mobil mobilan ya?"   "Apakah temanmu Dino ikut main?" dan lainlain.
4. Beri perintah sederhana
Tak mudah memberi perintah kepada anak kecil. Ingat..anak berhakmenyortir isi pesan dan melupakannya jika memorinya tak bisa menampung. Karenanya jangan terlalu memberi banyak perintah. Batasi maksimal 2 perintah saja. Misal, "Minta tolong ambil bonekamu,simpan diatas meja!" Itu sudah cukup. Bandingkan jika kita meberi perintah seperti ini "Ambil bonekamu, dan simpan diatas meja, lalu cuci tanganmu jangan lupa pakai sabun ya..".
5. Mengulang ngulang.
Kita sering mendengar seorang anak dengan fasih dan lancarnya dalam menirukan nyanyian lagu orang ddewasa atau hafalan surat surat pendek. Itu terjadi karena informasi tersebut diterima anak secara berulang ulang.Setiap bangun pagi dan sebelum tidr kita ajakanakanak untuk senantiasa berdoa danmendengarkan Murrotal Al Qur'an. Mulanya doa dan murrotal itu disimpan anak dalammemori jangka pendeknya (Short term Memory) tapi repetisi (pengulangan) membuat informasi itu disimpan dalammemory jangka panjangnya (Long Term Memory)
6. Permainan Ingatan
Bisa berupa mainan atau buku.Anak diajak melihat, mengamati  dan melihat apa yang dilihatnya.Misal, mengajarkan bentuk atau warna . Namun ini bukanlah menjadi keharusan tetapi sangat baik untuk mengasah daya ingat dan daya tangkapnya

Nah bunda silahkan dicoba tipsnya, untuk saran da kritik bisa isi di coment ya....

Tidak ada komentar: