Powered By Blogger

Kamis, 11 April 2013

Pertolongan Pertama Kegawatan Pada Anak Part II

3. KEJANG
 
 - Bisa disebabkan karena suhu badan terlalu tinggi (disebut Kejang demam) atau bisa juga tanpa disertai demam (akibat trauma lahir, hidrosefalus, microcepal, tumor otak, dll)
    - Ciri-ciri seorang anak yang terkena Kejang Demam :
       a. Kedua kaki dan tangan kaku disertai gerakan-gerakan kejut yang kuat.

       b. Bola mata berbalik keatas
       c. Gigi terkatup
       d. Muntah
       e. Tak jarang si anak berhenti nafas sejenak
       f. Pada beberapa kasus tidak bisa mengotrol pengeluaran buang besar/kecil
       g. pada kasus berat, sikecil kerap tak sadarkan diri

Yang harus kita lakukan adalah :
* Jangan batasi gerakan tubuhnya/memegangi anak untuk melawan kejangnya, longgarkan pakaiannya. baringkan ditempat yang datar dengan posisi menyamping, bukan terlentang untuk menghindari bahaya tersedak.
* Jangan meletakkan benda apapun dalam mulut sianak seperti sendok/penggaris, karena justru benda tersebut dapat patah dan tertelan kedalam mulut anak sehingga bisa menyumbat jalan napas.
* Sebagian besar kejang berlangsung singkat, tapi jika kejang terus berlanjut selama 5-10 menit segera bawa ke UGD.
* Setelah kejang berakhir anak perlu dibawa menemui dokter guna mengetahui apa penyebab kejang.

Untuk mengantisipasi timbulnya kejang :
Bila anak sudah pernah kejang ada kemungkinandia bisa kejang lagi, jangan sampai anak mengalami panas tinggi,usahakan cepat turunkan panasnya agar tidak "kecolongan", karena panas yang sangat tinggi akan menyebabkan kejang, sediakanlah obat penurun panas dan obat anti kejang yang telah diresepkan Dokter.

Meski begitu, orang tua jangan kelewat khawatir. Karena dengan penanganan yang tepat dan segera, kejang demam yang berlangsung beberapa saat umumnya tak menimbulkan gangguan fungsi otak.

Setiapkejang anak mengalami Asfiksi ( kekurangan oksigen dalamdarah). Jadi "setiap menit, kejang bisa mengakibatkan kerusakan sel-selpada otak, karena terhambatnya aliran oksigen ke otak".

Bayangkan apa yang terjadi bila anak bolak balik kejang, berapa ribu sel otak yang rusak???
Kerusakan di otak ini  dapat menyebabkan epilepsi, kelumpuhan, bahkan retardasi mental (keterbelakangan mental). oleh karena itu pada anak yang pernah kejang atau berbakat kejang, hendaknya orang tua terus memantau agar jangan terjadi kejang berulang.

Demikian ayah bunda semoga artikel yang saya buat ini bisa menambah pengetahuan kita untuk melakukan pertolongan pertama bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada buah hati kta. Tunggu Part selanjutnya...

(Nara sumber: Dr. Evi Kurniawati)

Tidak ada komentar: