Powered By Blogger

Selasa, 16 April 2013

Dampak Kebiasaan Menonton TV Dan Bermain Komputer Pada Hasil Belajar

         Berbagai riset medis membuktikan bahwa anak-anak yang duduk lama di depan komputer atau TV akan mengalami kesulitan untuk mengonsentrasikan mata.
         Kenyataan berkata bahwa kebiasaan bermain game elektronik atau menonton TV dapat menyebabkan anak tidak memerhatikan pelajarannya. Ini yang diamati oleh para peneliti tentang adanya hubungan antara lamanya menonton TV
 dengan berkurangnya kemampuan belajar. Riset modern yang dilakukan oleh akademi Kesehatan Otak Nasional di Amerika Serikat membuktikan bahwa ada hubungan negatif yang kuat antara menonton televisi dan prestasi belajar.
         Nicholas Van Rike, Ketua Majelis Nasional Anak dan TV Amerika Serikat mengatakan bahwa TV bisa menjadi musuh anak-anak dan bisa menjadi hadiah indah bagi mereka. Menonton TV secara sembarangan dapat merampas sebagian usia anak dan menyia-nyiakan usia penting yang seharusnya dihabis kannya untuk belajar, bermain, atau tidur.
         Sebagian orang tua membolehkan anak-anaknya menyelesaikan tugas-tugasnya sambil menonton acara TV. Namun, sebagian besar pendidik yakin bahwa meskipun anak dapat menyelesaikan tugasnya di depan TV, tetapi terpecahnya konsentrasi menghalangi anak untuk mengambil manfaat dari bahan bacaannya. Karena membaca yang sifatnya progresif yang disebut dengan berpikir deduktif membutuhkan konsentrasi lebih besar agar bisa menghasilkan simpulan, berbentuk hukum dan penafsiran, dan membangun pemikiran baru dalam otak anak. Ini adalah faktor penting yang membentuk kebiasaan membaca yang benar.

Tidak ada komentar: